Tes Lanjutan Apbila Rekrutmen CPNS Disetop, Penjelasannya


Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) CPNS Pemkot Bandung yang diadakan di Graha Batununggal Bandung. Foto: Rachmadi


Rangkaian seleksi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) untuk instansi pusat maupun daerah kembali dilanjutkan. Keputusan tersebut tertuang dalam surat Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PAN RB) Nomor B:611/M.SM.01.00/2020 yang ditetapkan pada Kamis, (16/7).
Sebelumnya, Menteri PAN RB, Tjahjo Kumolo, menyatakan bahwa rekrutmen CPNS kemungkinan besar dihentikan untuk jangka waktu dua tahun. Sementara untuk penerimaan tahun 2021, menurutnya, bakal menyesuaikan kondisi anggaran pemerintah.

"Tahun 2020 tidak ada penerimaan ujian CPNS, kemungkinan baru dibuka CPNS tahun 2021 dengan alokasi belum bisa ditentukan. Melihat kebutuhan dan ketersediaan anggaran. Demikian juga dengan sekolah kedinasan, kecuali sekolah khusus BIN," ucap Tjahjo , Selasa (7/7). Tjahjo menjelaskan, penerimaan CPNS 2021 tetap diusulkan agar dibuka, namun melihat ketersediaan anggaran tahun depan yang mungkin ikut terdampak akibat corona.

MenPAN-RB Tjahjo Kumolo di Kantornya, Selasa (10/3). Foto: Maulana Ramadhan/
Sementara Menteri Keuangan, Sri Mulyani, bahkan memastikan tak menerima CPNS di lingkungan Kementerian Keuangan untuk jangka waktu lebih lama lagi, yakni dari tahun 2020-2024. 
Kebijakan tersebut dikukuhkan melalui Peraturan Menteri Keuangan atau PMK Nomor 77 Tahun 2020 tentang Rencana Strategis Kementerian Keuangan 2020-2024. 

Dalam PMK yang ditandatangani Sri Mulyani pada 29 Juni 2020 itu, disebutkan bahwa moratorium atau penghentian penerimaan selama lima tahun tersebut bahkan juga berlaku untuk lulusan STAN. 
Lantas mengapa bakal ada tes lanjutan CPNS di 2020 ini? 
Mengacu pada instruksi yang baru diterbitkan Tjahjo itu, proses rekrutmen yang bakal dilanjutkan yakni Seleksi Kompetensi Bidang (SKB) untuk CPNS tahun anggaran 2019. 

Sebagaimana diketahui, tes CPNS 2019 sudah dimulai sejak awal tahun 2020 dengan digelarnya Seleksi Kompetensi Dasar (SKD). Sayangnya tahapan penerimaan selanjutnya, yakni SKD yang semestinya digelar pada 25 Maret 2020, terpaksa disetop akibat merebaknya virus corona. 

Kendati demikian, saat itu pemerintah tetap mengumumkan hasil seleksi tes SKD. Selanjutnya pada bulan Mei 2020, pemerintah kembali mengumumkan bahwa tes SKD kemungkinan akan digelar di bulan Agustus 2020, walaupun akhirnya hari ini pemerintah mengundur pelaksanaan tes itu menjadi September-Oktober 2020. 
Tjahjo sebelumnya juga menjelaskan, CPNS 2020 tidak ada karena proses penerimaan CPNS tahun 2019-2020 belum selesai dan belum dilantik, sebab semua rangkaian ujian ditunda karena COVID-19.