Guru yang Kena "Cleansing" Masih Bisa Ikut Rekrutmen PPPK

Plt Kepala Dinas Pendidikan DKI Jakarta Budi Awaluddin membantah melakukan pemecatan guru honorer karena kebijakan cleansing saat konferensi pers di Balai Kota DKI, Jakarta Pusat, Rabu (17/7/2024).
Plt Kepala Dinas Pendidikan DKI Jakarta Budi Awaluddin membantah melakukan pemecatan guru honorer karena kebijakan cleansing saat konferensi pers di Balai Kota DKI, Jakarta Pusat, Rabu (17/7/2024).(KOMPASFIRDA JANATI)
Plt Kepala Dinas Pendidikan DKI Jakarta Budi Awaluddin memastikan para guru yang terputus kontraknya karena kebijakan cleansing masih bisa mengikuti Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK).

Budi mengatakan, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan menyediakan hampir 1.900 kuota penerimaan untuk PPPK.

"Jadi bagaimana nasib mereka, kami nanti kan ada seleksi PPPK di tahun ini. Kemarin dari Kemendikbud juga menyatakan bahwa kebutuhan kan hampir 1.900-an ya untuk PPPK, untuk guru. Mereka bisa mendaftar ke sana," kata Budi pada wartawan di Balai Kota Jakarta, Rabu (17/7/2024).

Budi menjelaskan, Data Pokok Pendidikan atau Dapodik yang sudah dinonaktifkan, tetap bisa digunakan oleh guru saat mereka masuk ke sekolah swasta.

"Dapodik itu tetap nyantol di mereka. Kalau mereka nanti guru di sekolah swasta, ya Dapodiknya itu hidup lagi," tutur dia.

Budi memastikan, Disdik akan mengikuti ketentuan dalam perekrutan PPPK. Semua guru honorer termasuk yang telah terdampak cleansing masih bisa ikut.

"Tentunya kami akan mengikuti sesuai ketentuan. Maksudnya, mereka yang saat ini guru honorer pun ya bisa ikut daftar ke sana. Sesuai dengan nanti kompetensinya, kebutuhannya, seperti itu," ucapnya.

Sebelumnya, Budi mengatakan, salah satu alasan sekolah mengangkat guru honorer karena kurangnya tenaga pengajar.

Berdasarkan hasil pemeriksaan BPK tahun 2023, ditemukan peta kebutuhan guru honor yang tidak sesuai dengan Permendikbud No. 63 tahun 2022 pasal 40 (4).

"Alasan mau melakukan itu, ya mungkin bisa karena bisa jadi karena kekurangan guru. Yakan seperti itu. Banyak sih, banyak alasan mereka," imbuhnya.

Sebelumnya, Kepala Bidang Advokasi Perhimpunan Pendidikan dan Guru (P2G) Iman Zanatul Haeri menuturkan, terdapat 107 guru honorer yang di Jakarta yang diputus kontraknya secara sepihak karena kebijakan cleansing honor.

"Hari ini yang sudah kami terima sudah masuk 107 (guru honorer) di seluruh Jakarta dari tingkat SD, SMP, dan SMA," ujar Iman saat dikonfirmasi, Selasa.

Kebijakan sepihak itu mengakibatkan guru-guru honorer "dipecat" pada hari pertama bekerja di tahun ajaran baru 2024.

Seorang guru bernama Ara (28) yang mengajar di salah satu sekolah menengah pertama (SMP) di Jakarta menjadi salah satu yang terkena dampak cleansing.

Kontrak Ara telah diputus sejak Mei 2024. Kepala sekolah memberhentikan Ara hanya melalui lisan.

"Pemberhentian itu lisan saja, enggak ada surat, enggak ada apa pun gitu. Saya sudah 4 tahun ngajar dari 2019," ujar Ara saat dihubungi, Rabu (17/7/2024).

Perasaan terkejut campur sedih saat itu dirasakan oleh Ara. Ia tidak menyangka perjuangannya untuk mengajar anak-anak terputus begitu saja.

Ara menyayangkan tidak ada sama sekali pembicaraan awal perihal pemutusan kontraknya.

"Saya mengajar di situ bukan karena bawaan, saya ngelamar, sudah berapa kali ganti kepala sekolah. Sekarang main seenaknya saja, tidak ada omongan apa-apa," ucapnya.kompas

»»

Pendaftaran CPNS 2024: Jadwal, Syarat hingga Tata Cara Daftar

Ilustrasi tes CPNS
Ilustrasi tes CPNS. Foto: Luthfy Syahban
Pemerintah akan kembali membuka rekrutmen calon aparatur sipil negara (CASN) 2024. Rekrutmen CASN 2024 meliputi calon pegawai negeri sipil (CPNS) dan pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (PPPK).

KemenPANRB mengumumkan ada 1.289.824 formasi CASN 2024. Formasi itu terbagi menjadi 427.650 formasi instansi pusat dan 862.174 formasi instansi daerah, termasuk talenta digital yang akan ditempatkan di IKN dan pemerintah daerah.

Simak jadwal, persyaratan dokumen, hingga cara mendaftar CPNS 2024.\

Jadwal Pendaftaran CPNS 2024

Dilansir dari laman MenPANRB, jadwal pendaftaran CPNS 2024 ditargetkan bulan Juni atau Juli 2024. Pendaftaran CASN 2024 meliputi CPNS dan PPPK.

Menurut Menteri PANRB Abdullah Azwar Anas, seleksi CASN 2024 dilaksanakan setelah instansi menerima surat keputusan tentang penetapan kebutuhan atau formasi pegawai ASN.Namun, hingga pertengahan Juli 2024, belum ada informasi resmi jadwal pendaftaran CPNS 2024. Untuk itu, pastikan selalu mengupdate informasi pendaftaran CASN 2024.

Dokumen Persyaratan

Meski jadwal pendaftaran CPNS 2024 belum diumumkan, pelamar bisa mempersiapka

n dokumen persyaratan yang dibutuhkan terlebih dahulu. Berikut dokumen persyaratan mendaftar CPNS 2024.

  • Kartu keluarga (KK)
  • Pas foto berlatar belakang merah (scan dokumen maksimal 200 Kb bertipe file jpeg/jpg)
  • Swafoto (scan dokumen maksimal 200 Kb bertipe file jpeg/jpg)
  • KTP (scan dokumen maksimal 200 Kb bertipe file jpeg/jpg)
  • Ijazah + Serdik/STR (scan dokumen maksimal 800 Kb bertipe file pdf)
  • Transkrip Nilai (scan dokumen maksimal 500 Kb bertipe file pdf)
  • Surat Penugasan Guru untuk THK-2 (scan dokumen maksimal 500 Kb bertipe file pdf)

Syarat unggah dokumen berbeda-beda berdasarkan persyaratan dari masing-masing instansi. Untuk itu, siapkan juga dokumen lain yang diperlukan sesuai instansi atau kementerian tujuan.

Syarat Daftar CPNS 2024

Setelah mengetahui dokumen persyaratan pendaftaran CPNS 2024, simak juga sejumlah persyaratan yang perlu diketahui pelamar. Syarat ini diatur dalam Peraturan Menteri PANRB Nomor 27 Tahun 2021 tentang Pengadaan Pegawai Negeri Sipil persyaratan CPNS.

  • Warga negara Indonesia yang memenuhi syarat sesuai peraturan masing-masing instansi selama batas usia yang dipersyaratkan terpenuhi.
  • Minimal usia 18 tahun dan maksimal 35 tahun atau maksimal 40 tahun bagi pelamar yang melamar jabatan dokter, dokter gigi, dokter pendidik klinis, dosen, peneliti, dan perekayasa.
  • Sehat jasmani dan rohani.
  • Tidak pernah dipidana dengan pidana penjara 2 tahun atau lebih.
  • Tidak pernah diberhentikan dengan hormat tidak atas permintaan sendiri atau dengan tidak hormat sebagai PNS/Prajurit TNI/Kepolisian Negara RI.
  • Tidak pernah diberhentikan tidak dengan hormat sebagai pegawai swasta.
  • Tidak berkedudukan sebagai CPNS, PNS, prajurit TNI, atau anggota kepolisian.
  • Tidak menjadi anggota atau pengurus partai politik atau terlibat politik praktis.
  • Memiliki kualifikasi pendidikan sesuai persyaratan jabatan.
  • Sehat jasmani dan rohani sesuai persyaratan jabatan yang dilamar.
  • Bersedia ditempatkan di seluruh wilayah NKRI atau negara lain yang ditentukan oleh Instansi Pemerintah.

Setiap instansi mempunyai persyaratan khusus. Pelamar diwajibkan membaca syarat pendaftaran masing-masing instansi serta memahami secara cermat dan teliti sebelum memutuskan mendaftar atau memilih formasi.

Tata Cara Pendaftaran CPNS 2024

Dilansir situs ssacsn.bkn.go.id, pelamar harus mengikuti alur pendaftaran yang telah ditentukan. Berikut tata cara pendaftaran seleksi CPNS 2024 bagi semua lulusan.

  • Kunjungi laman resmi https://sscasn.bkn.go.id. Lalu klik Registrasi, buat akun di portal SSCASN atau https://daftar-sscasn.bkn.go.id.
  • Isi kolom Nomor Induk Kependudukan (NIK) dari KTP, Nomor KK, nama lengkap, tempat lahir, tanggal lahir, nomor handphone pribadi yang aktif, dan email pribadi yang aktif, serta kode CAPTCHA di layar.
  • Jika muncul Galat (error), ikuti instruksi sesuai pesan di kotak Galat, klik Lanjut.
  • Lengkapi data pendaftar, klik Lanjut.
  • Cek ulang data termasuk swafoto, hingga tanggal lahir sesuai ijazah, klik Kembali jika ada kesalahan pada data.
  • Klik Proses Pendaftaran Akun, klik Iya untuk konfirmasi data yang diisi sudah sesuai.
  • Klik Cetak Informasi Pendaftaran untuk cetak Kartu Informasi Akun.
  • Kembali ke https://sscasn.bkn.go.id, klik Log in atau Lanjutkan Login Pendaftaran.
  • Isi Form Biodata, klik Selanjutnya.
  • Pilih jenis seleksi CPNS, klik Selanjutnya.
  • Pilih instansi dan jenis formasi, klik pilih.
  • Pilih pendidikan sesuai ijazah.
  • Pilih jabatan yang akan dilamar sesuai pendidikan yang dipilih.
  • Pilih lokasi formasi.
  • Pilih Lokasi Formasi jika dimungkinkan instansi tujuan.
  • Isi data pendidikan, isi kode CAPTCHA, klik Selanjutnya.
  • Isi riwayat pekerjaan dan penulisan ilmiah jika ada, lalu klik Selanjutnya.
  • Unggah dokumen, pastikan dokumen tertentu sudah dibubuhi materai sesuai persyaratan, klik Unggah, cek yang sudah diunggah dengan klik Lihat.
  • Cek Resume Pendaftaran, perbaiki dengan klik Sebelumnya.
  • Jika sudah benar, tandai semua kotak untuk konfirmasi data isian.
  • Klik Akhiri Proses Pendaftaran, konfirmasi akhiri dengan klik Iya.
  • Klik Cetak Kartu Informasi Akun.
  • Klik Cetak Kartu Pendaftaran CPNS.
  • Tunggu pengumuman hasil seleksi administrasi.

Link pendaftaran CPNS 2024 dapat diakses semua kalangan baik lulusan SMA dan lulusan S1, S2, atau S3. Pendaftaran dilakukan secara online melalui portal resmi Sistem Seleksi Calon Aparatur Sipil Negara (SSCASN). Berikut tautan resmi yang dapat diakses.

  • Link Pendaftaran CPSN 2024 klik di sini.

Formasi CPNS 2024

Kementerian PANRB telah merilis rincian formasi CPNS dan PPPK 2024. Perlu diketahui, formasi CASN untuk instansi daerah meliputi tenaga teknis, guru, tenaga kesehatan, dan teknik. Adapun berikut ini rincian formasi CASN 2024.

1. Formasi CASN 2024 Instansi Pusat

Total formasi: 427.650 formasi
Formasi CPNS: 130.414 formasi
Formasi PPPK: 297.236 formasi

2. Formasi CASN Instansi Daerah

Total formasi: 862.174 formasi
Formasi CPNS: 148.013 formasi
Formasi PPPK: 714.161 formasi

3. Formasi Instansi

Meski pemerintah telah mengumumkan total formasi CASN 2024, namun belum semua instansi mengumumkan daftar formasi masing-masing. Berikut beberapa instansi yang telah mengumumkan daftar formasi per Mei 2024.

a. Kemendikbudristek

Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) diketahui membuka sebanyak 40.541 formasi untuk CASN 2024. Formasi tersebut termasuk CPNS dan PPPK dengan rincian sebagai berikut.

CPNS: 15.462 formasi
PPPK: 25.079 formasi

b. Kemenag

Tahun ini, Kementerian Agama (Kemenag) membuka 110.553 formasi CASN 2024. Formasi tersebut dibutuhkan untuk guru madrasah, guru sekolah menengah teologi Kristen, sekolah menengah atas Katolik, dosen perguruan tinggi keagamaan negeri, penyuluh agama, penghulu, talenta digital, dan penempatan di IKN.

CPNS: 20.772 formasi
PPPK: 89.781 formasi

c. Kemenkes

Kementerian Kesehatan (Kemenkes) dipastikan membuka sebanyak 23.200 formasi CASN 2024. Berikut rincian lengkapnya formasi CASN 2024 yang akan mengisi posisi di Kemenkes.

CPNS: 8.607 formasi
PPPK: 14.593 formasi

d. Kemenhub

Kementerian Perhubungan (Kemenhub) telah mendapat persetujuan dari Kementerian PANRB membuka sebanyak 118.017 formasi untuk tenaga teknis dan kesehatan. Formasi itu terdiri dari 1.391 formasi CPNS dan 16.626 formasi PPPK. Rinciannya sebagai berikut.

CPNS Tenaga Teknis: 1.385 formasi
CPNS Tenaga Kesehatan: 6 formasi
PPPK Tenaga Teknis: 16.543 formasi
PPPK Tenaga Kesehatan: 83 formasi

e. Kemensos

Kementerian Sosial (Kemensos) menjadi instansi selanjutnya yang telah mengumumkan daftar formasi CASN 2024. Sebanyak 40.839 formasi dibuka untuk 266 CPNS dan 40.573 PPPK, dengan rincian sebagai berikut.

CPNS Tenaga Teknis: 125 formasi
CPNS Tenaga Kesehatan: 141 formasi
PPPK Tenaga Teknis: 40.508 formasi
PPPK Tenaga Kesehatan: 65 formasi

f. Kementerian PUPR

Kementerian PANRB juga telah memberi lampu hijau bagi Kementerian Pembangunan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) untuk membuka formasi CASN 2024. Tahun ini, sebanyak 26.319 formasi yang terbagi dalam 6.388 CPNS dan 19.931 PPPK.

CPNS Tenaga Teknis: 6.385 formasi
CPNS Tenaga Kesehatan: 3 formasi
PPPK Tenaga Teknis: 19.931 formasi

g. Bawaslu

Selain instansi kementerian, CASN 2024 turut memberi kesempatan bagi para calon pendaftar untuk menjadi bagian dari Badan Pengawasan Pemilihan Umum (Bawaslu) melalui 18.577 formasi yang dibuka. Berikut rinciannya.

CPNS: 1.984 formasi
PPPK: 16.573 formasi

4. Alokasi Formasi CPNS untuk Sekolah Kedinasan

Seleksi CPNS 2024 juga dibuka melalui sekolah kedinasan. Formasi ini diberikan kepada delapan instansi penyelenggaraan sekolah dinas dengan alokasi 3.445. Berikut daftar lengkapnya.

  • Politeknik Keuangan Negara (STAN): 722 formasi
  • Institut Pemerintahan Dalam negeri (IPDN): 721 formasi
  • Sekolah Tinggi Intelijen Negara (STIN): 400 formasi
  • Politeknik Siber dan Sandi Negara: 105 formasi
  • Politeknik Statistika STIS: 355 formasi
  • Poltekip dan Poltekim: 400 formasi
  • 22 sekolah kedinasan di bawah Kemenhub: 622 formasi
  • Sekolah Tinggi Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (STMKG): 120 formasi 
(irb/fat)
»»

Jawaban KemenPAN-RB soal Viral Seleksi CPNS Dibuka 15 Juli

Pelaksanaan tes seleksi kompetensi dasar (SKD) Calon Aparatur Sipil Negara (CPNS) 2021 berjalan mulai hari ini. Begini suasana tes di gedung Badan Kepegawaian Nasional Jakarta.
Ilustrasi seleksi CPNS.Foto: Agung Pambudhy

Viral soal seleksi CPNS 2024 dibuka 15 Juli nanti. Apakah benar seperti itu?

Pelaksana Tugas (Plt) Deputi Bidang SDM Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PAN-RB) Aparatur Aba Subagja buka suara soal seleksi umum Calon Aparatur Sipil Negara (CASN), yang mencakup CPNS dan calon PPPK.

Aba mengatakan, saat ini Kementerian PANRB tengah bersiap-siap dalam penetapan formasi Pegawai Negeri Sipil (PNS). Menyusul proses itu, setelahnya barulah penetapan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK).

"Kemarin kita persiapan untuk penetapan formasi, penyandingan, dan sebagainya. Tapi Pak Menteri sudah tanda tangan sih (setujui penetapannya). Akan kita rapikan dulu dan sebagainya," kata Aba,  Jumat (12/7/2024).

Melihat prosesnya yang masih cukup panjang, menurutnya seleksi belum bisa dibuka dalam waktu dekat. Hal ini sekaligus menjawab kabar yang beredar di media sosial tentang seleksi CPNS dibuka 15 Juli atau 3 hari lagi.

"Nggak (dibuka 15 Juli), belum. Nanti kan kita baru mau penetapan formasi untuk yang PNS dulu. Belum menyiapkan yang PPPK kan. Belum (akan dibuka dalam waktu dekat) sih," ujar dia.

"Iya (kemungkinan melewati tanggal 15) sekarang sudah tanggal berapa? (terlalu mepet). Ya mudah-mudahan sih lebih cepat," sambungnya.

Barulah setelah itu, PANRB akan melakukan penetapan formasi. Setelah prosesnya rampung, Badan Kepegawaian Negara (BKN) yang akan merilis jadwal resmi dari seleksi CASN.

"Setelah itu kan nanti kita harus bagi ke kementerian/lembaga (KL). Nah KL nanti persiapan, jadwal kan di BKN. Nanti mereka nunggu dari kita (PANRB)," tuturnya.

Saat ditanya apakah prosesnya bisa rampung segera dan seleksi dibuka bulan Juli ini, Aba belum dapat memastikannya. Ia berharap, seleksi tetap akan dibuka bulan ini. "Mudah-mudahan," kata Aba.

Sebagai tambahan informasi, dalam timeline besarnya, seharusnya rangkaian seleksi dibuka dengan CPNS Sekolah Kedinasan (Sekdin) pada bulan Maret. Sayangnya, seleksi baru dibuka pada bulan Mei 2024. Sedangkan untuk seleksi CASN secara umum mulanya dijadwalkan dibuka Juni.

Namun akhirnya, seleksi pun jadi mundur ke bulan Juli. Rencana seleksi CASN mundur ke Juli tersebut diungkapkan oleh Sekretaris Kementerian PAN-RB Rini Widyantini bulan Juni lalu.

"Mudah-mudahan sih, kita sih mintanya Juni harusnya sudah selesai (penetapan formasi), supaya Juli bisa (buka seleksi). Tapi kita belum tahu ya kapan, masih nunggu penetapan dari Pak Menteri (PAN-RB)," kata Rini ditemui usai Rapat Kerja (Raker) bersama Komisi II DPR RI di Senayan Jakarta, Rabu (12/6/2024).

Sementara itu, Plh. Deputi Pengawasan dan Pengendalian (Wasdal) BKN, Suharmen mengatakan, kebutuhan formasi belum difinalisasi lantaran Kementerian PANRB terlebih dulu menyelesaikan coaching clinic dan pematangan Kembali detail formasi. Dalam hal ini, apakah sesuai dengan penyelesaian tenaga non-ASN alias honorer.

"Tapi CPNS kemarin dapat laporan dari KemenPANRB sudah selesai, namun belum bisa ditetapkan karena Pak Menteri masih melaksanakan ibadah haji. Kita masih menunggu itu. Kalau Pak Menteri sudah menetapkan secara prinsip, sistemnya sudah siap untuk diumumkan penerimaan untuk CPNS. Tapi untuk PPPK masih ada beberapa yang harus diverifikasi datanya," katanya, ditemui terpisah.

Di samping itu, salah satu hal yang membuat formasi belum dapat ditetapkan ialah karena ada sejumlah kementerian/Lembaga (KL) pusat maupun daerah yang belum mengumpulkan formasi. Salah satunya Kementerian Agama yang masih dalam proses pendetailan.

(shc/hns) Shafira Cendra Arini detikFinance
»»

Penjelasan BKN soal Pendaftaran CPNS 2024 Tidak Kunjung Dibuka

Ilustrasi CPNS 2024. Tanggal berappa cpns 2024 dibuka. Info cpns dan pppk 2024. Link pendaftaran cpns 2024. sscasn 2024.
Ilustrasi CPNS 2024. Tanggal berappa cpns 2024 dibuka. Info cpns dan pppk 2024. Link pendaftaran cpns 2024. sscasn 2024.(uns.ac.id)
Pendaftaran calon aparatur sipil negara (CASN) yang terdiri dari calon pegawai negeri sipil (CPNS) dan pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (PPPK) rencananya dibuka pada Juli 2024.

Namun, belum ada pengumuman dari pemerintah mengenai pendaftaran CPNS 2024 dibuka kapan, padahal seleksi sempat ditargetkan dibuka pada Juni 2024.

Terkait hal itu, Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Biro Humas, Hukum, dan Kerja Sama Badan Kepegawaian Negara (BKN) Vino Dita Tama mengatakan, jadwal pendaftaran CPNS masih menunggu keputusan resmi Panitia Seleksi Nasional (Panselnas).

Ia tidak menyebutkan tanggal berapa keputusan tersebut akan dikeluarkan oleh Panselnas.

Namun, menurut Menpan-RB Abdullah Azwar Anas, pendaftaran CPNS akan dibuka pada Juli-Agustus 2024.

“Setelah pembukaan diumumkan baru nanti BKN akan menyampaikan lebih lanjut jadwal pertahapannya,” ujar Vino , Sabtu (13/7/2024).

Kuota CPNS 2024

Meski tanggal pendaftaran CPNS 2024 belum jelas, pemerintah melalui Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan-RB) sudah menyebutkan, berapa kuota yang akan dibuka tahun ini.

Dilansir dari laman resmi Kemenpan-RB, Jumat (3/5/2024), kuota CASN 2024 sebanyak 1.289.824 yang terbagi menjadi 427.650 formasi pada instansi pusat dan 862.174 formasi pada instansi daerah.

Jumlah tersebut merupakan pemerintah untuk memenuhi kebutuhan ASN sebanyak 2,3 juta secara bertahap.

Jumlah tersebut susah termasuk talenta digital yang akan ditempatkan di Ibu Kota Nusantara (IKN) dan pemerintah daerah.

“Untuk pelaksanaan seleksi CASN tahun 2024, rencananya akan dilaksanakan mulai Bulan Juni atau Juli setelah instansi menerima Surat Keputusan Menteri PANRB tentang penetapan kebutuhan/formasi pegawai ASN,” ujar Anas.

Pada saat itu, Anas menyebutkan, pengumuman mengenai waktu dan lokasi Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) disampaikan pada awal Juli 2024.

Namun, untuk kepastian jadwal pengumuman oleh instansi, pendaftaran, dan seleksi, masih dinamis mengikuti perkembangan yang ada.

Berdasarkan data Kemenpan pada Kamis (2/5/2024), jumlah instansi yang telah melakukan perincian ke dalam sistem layanan Sistem Informasi Aparatur Sipil Negara (SIASN) milik BKN.

Instansi pusat yang sudah umumkan formasi CPNS dan PPPK 2024

Beberapa instansi, baik kementerian maupun lembaga negara, di tingkat pusat sudah mengumumkan berapa formasi CPNS dan PPK yang dibuka tahun ini.

Di antara instansi yang sudah mengumumkan formasi CPNS dan PPPK, ada Mahkamah Agung, Kejaksaan Agung, dan Kementerian Hukum dan HAM.

Tiga instansi tersebut sering diincar warganet setiap kali pendaftaran CPNS dan PPPK dibuka.

Berikut daftar instansi pusat yang sudah mengumumkan formasi CPNS dan PPPK 2024:

Kementerian Agama

  • Kuota CPNS 2024: 20.772 formasi
  • Kuota PPK 2024: 89.781 formasi.

Kementerian Sosial

  • Kuota CPNS 2024: 266 formasi
  • Kuota PPK 2024: 40.573 formasi.

Kementerian Kesehatan

  • Kuota CPNS 2024: 8.607 formasi
  • Kuota PPK 2024: 14.593 formasi.

Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat

  • Kuota CPNS 2024: 6.385 formasi
  • Kuota PPK 2024: 19.931 formasi.

Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi

  • Kuota CPNS 2024: 15.462 formasi
  • Kuota PPK 2024: 25.079 formasi.

Mahkamah Agung

  • Kuota CPNS 2024: 4.949 formasi
  • Kuota PPK 2024: 9.726 formasi.

Kejaksaan Agung

  • Kuota CPNS 2024: 9.694 formasi
  • Kuota PPK 2024: 1.609 formasi.

Badan Pengawas Pemilu

  • Kuota CPNS 2024: 1.984 formasi
  • Kuota PPK 2024: 16.573 formasi.

Basarnas

  • Kuota CPNS 2024: 1.389 formasi
  • Kuota PPK 2024: 367 formasi.

Badan Pengawas Obat dan Makanan

  • Kuota CPNS 2024: 781 formasi
  • Kuota PPK 2024: tidak ada.

Lembaga Administrasi Negara

  • Kuota CPNS 2024: 144 formasi
  • Kuota PPK 2024: 43 formasi.

Kementerian Perhubungan

  • Kuota CPNS 2024: 1.391 formasi
  • Kuota PPK 2024: 16.626 formasi.
kompas
»»

Pendaftaran Seleksi CPNS 2024 Dibuka 16 Juli ?

Sejumlah peserta mengikuti tes Seleksi Kompetensi Dasar Calon Pegawai Negeri Sipil (SKD-CPNS) tahun 2021 dengan menerapkan protokol kesehatan secara ketat di Kantor Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM), Banda Aceh, Aceh. Selasa (14/9/2021). Pemprov Aceh tahun 2021 membuka formasi PNS sebanyak 3.470 orang yang akan ditempatkan di sejumlah intansi kabupaten/kota, sedangkan jumlah peserta yang mengikuti tes CPNS sebanyak 57.684  orang. ANTARA FOTO/Ampelsa/aww.
Apakah Pendaftaran CPNS 2024 Bakal Diundur? (Foto: ANTARA FOTO/AMPELSA)

Pendaftaran seleksi Calon Aparatur Sipil Negara (CPNS) 2024 akan dibuka pada bulan Juli ini. Kendati demikian, terdapat informasi yang beredar mengenai mundurnya pembukaan pendaftaran CPNS 2024.

Menanggapi hal ini, Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) Abdullah Azwar Anas mengatakan tes yang seharusnya dimulai pada Juli, kemungkinan akan mundur karena belum semua kementerian atau lembaga menyetorkan formasi yang akan dibuka."Terkait dengan CPNS, ini kaitannya dengan pengusulan dari kementerian atau lembaga," kata Anas dalam CNBC Indonesia dikutip Rabu (10/7/2024).

Anas mencontohkan kementerian dan lembaga pemerintah pusat seharusnya mendapatkan kuota untuk lulusan baru atau fresh graduate sebanyak 200.000 formasi. Namun, mereka baru mengusulkan formasi sebanyak 130.341.

"Inilah yang menyebabkan kita menunggu, karena formasi yang kita berikan tidak diusulkan kementerian atau lembaga maupun pemerintah daerah," kata dia.

Badan Kepegawaian Negara (BKN) menegaskan pihaknya hingga saat ini belum mengumumkan kapan pendaftaran CPNS akan dimulai. Hal ini ditegaskan BKN setelah viral di media sosial soal pendaftaran calon pegawai negeri sipil (CPNS) dibuka mulai 15 Juli 2024.

Dalam unggahan di TikTok dikatakan pengumuman seleksi CPNS berlangsung mulai 15-29 Juli 2024. Sementara itu, pendaftaran dimulai pada 16 Juli sampai dengan 5 Agustus 2024.

Formasi CPNS 2024

CASN 2024 yang mencakup CPNS dan PPPK akan dibuka untuk 1.289.824 formasi oleh 75 kementerian/lembaga (K/L). Adapun rincian formasi
sebagai berikut:

Formasi CASN Instansi Pusat 2024

Formasi total: 427.650 formasi
Formasi CPNS: 130.414 formasi
Formasi PPPK: 297.236 formasi

Formasi CASN Instansi Daerah 2024

Formasi total: 862.174 formasi
Formasi CPNS: 148.013 formasi
Formasi PPPK: 714.161 formasi

Syarat CPNS 2024

Selagi menunggu kepastian tanggal pendaftaran, detikers bisa menyiapkan prasyarat pendaftaran CPNS. Mengacu pada tahun sebelumnya yakni Peraturan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) Nomor 27 Tahun 2021 tentang Pengadaan Pegawai Negeri Sipil, berikut syarat CPNS:

  1. WNI
  2. Berusia minimal 18 tahun dan maksimal 35 tahun saat melamar.
  3. Tidak pernah terkait dengan putusan pengadilan baik itu terkait pidana penjara selama 2 tahun atau lebih.
  4. Tidak pernah diberhentikan secara hormat tidak atas permintaan sendiri atau tidak dengan hormat. Baik itu sebagai PNS, prajurit Tentara Nasional Indonesia (TN), anggota Kepolisian Negara Republik Indonesia (POLRI), atau diberhentikan tidak dengan hormat sebagai pegawai swasta.
  5. Tidak sedang berkedudukan sebagai calon PNS, PNS, prajurit TNI, atau anggota POLRI.
  6. Tidak terlibat sebagai anggota maupun pengurus partai politik hingga terlibat politik praktis.
  7. Harus memenuhi kualifikasi pendidikan yang sesuai dengan persyaratan formasi atau jabatan.
  8. Sehat jasmani dan rohani.
  9. Bersedia ditempatkan di seluruh wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia atau negara lain yang ditentukan oleh instansi pemerintah.
  10. Bersedia memenuhi persyaratan lain sesuai kebutuhan formasi atau jabatan yang ditetapkan oleh Pejabat Pembina Kepegawaian (PPK).
(nir/nwy)Nikita Rosa - detikEdu
»»