Rincian Per Golongan Gaji CPNS 2024

 Kenaikan gaji CPNS 2024. Rincian gaji CPNS 2024.

Kenaikan gaji CPNS 2024. Rincian gaji CPNS 2024.(Shutterstock) Kenaikan gaji aparatur sipil negara (ASN) tahun ini turut berlaku bagi calon pegawai negeri sipil (CPNS).

Meski begitu, penyesuaian gaji yang diterima CPNS tidak sama dengan PNS. Perhitungan kenaikan gaji CPNS tidak penuh 100 persen.

Dikutip dari Peraturan BKN Nomor 1 Tahun 2024, dituliskan bahwa penyesuaikan gaji pokok CPNS dihitung 80 persen dari gaji pokok dengan masa kerja yang dimiliki masing-masing sampai dengan 31 Desember 2023.

Adapun penyesuaian gaji pokok bagi CPNS tersebut mulai berlaku terhitung sejak 1 Januari 2024.

Lantas, bagaimana rincian gaji CPNS 2024 setelah ada kenaikan?

Rincian gaji CPNS 2024

Merujuk pada Peraturan BKN Nomor 1 Tahun 2024, penyesuaian gaji pokok CPNS 2024 sebagai berikut:

- Golongan I

  • Golongan IA: Rp 1.348.560-Rp 2.018.080
  • Golongan IB: Rp 1.472.640-Rp 2.136.560
  • Golongan IC: Rp 1.534.960-Rp 2.226.960.

- Golongan II

  • Golongan IIA: Rp 1.747.200-Rp 2.914.720
  • Golongan IIB: Rp 1.908.000-Rp 3.038.000
  • Golongan IIC: Rp 1.988.720-Rp 3.166.560.

- Golongan III

  • Golongan IIIA: Rp 2.228.560-Rp 3.660.160
  • Golongan IIIB: Rp 2.322.880-Rp 3.815.040
  • Golongan IIIC: Rp 2.421.120-Rp 3.976.400.

Sebagai tambahan informasi, rincian gaji bagi PNS, TNI, Polri, dan PPPK tahun 2024 setelah adanya kenaikan 

Demikian rangkuman informasi mengenai rincian gaji CPNS tahun 2024 setelah adanya kenaikan. Untuk peraturan BKN yang mengatur tentang kenaikan gaji CPNS 2024, bisa dilihat di sini.kompas

»»

Jadwal, Syarat, dan Cara Pendaftaran Rekrutmen CPNS 2024

Ilustrasi tes CPNS
Ilustrasi CPNS 2024. (Foto: Ilustrasi/Luthfy Syahban)

Rekrutmen Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) 2024 segera dimulai. Warga yang ingin menjadi PNS sudah bisa mempersiapkan diri dari sekarang karena CPNS 2024 akan digelar dalam tiga tahap.

Dilansir dari laman resmi Badan Kepegawaian Negara (BKN), pemerintah akan membuka sebanyak 2,3 juta formasi calon aparatur sipil negara (CASN). Adapun, PNS atau ASN yang akan direkrut terdiri dari pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (PPPK) dan pegawai negeri sipil (PNS).

Lantas, kapan seleksi CPNS 2024 dimulai? Simak jadwal, syarat, hingga tata cara pendaftaran CPNS 2024 berikut ini:

Jadwal Rekrutmen CPNS 2024

Seleksi CPNS 2024 akan diselenggarakan sebanyak tiga tahap. Berikut jadwalnya:

  • Periode I: Pengumuman dan seleksi administrasi seleksi CPNS dan seleksi Kedinasan pada minggu ketiga bulan Maret 2024.
  • Periode II: Pengumuman dan seleksi administrasi penerimaan CPNS dan PPPK pada bulan Juni 2024.
  • Periode III: Pengumuman dan seleksi administrasi penerimaan CPNS dan PPPK pada bulan Agustus 2024.

Syarat Pendaftaran CPNS 2024

Ada sejumlah syarat yang harus dipenuhi untuk mendaftar CPNS 2024. Hanya saja, syarat untuk mendaftar dalam tiga periode rekrutmen CPNS 2024 belum dibagikan secara resmi.

Meski begitu, Anda dapat merujuk persyaratan pendaftaran CPNS pada tahun sebelumnya. Melansir dari laman resmi SSACN, berikut syarat umum untuk mendaftar seleksi CPNS.

  • Warga Negara Indonesia yang berkeinginan dan memenuhi syarat sesuai peraturan masing-masing instansi.
  • Usia pelamar minimal 18 tahun, maksimal 35 tahun, atau maksimal 40 tahun untuk posisi dokter dan dokter gigi dengan kualifikasi lanjutan, seperti dokter spesialis, dokter gigi spesialis, dan posisi akademis seperti dosen dan peneliti dengan gelar strata 3 (doktor), mengikuti ketentuan Peraturan Menteri Pendayagunaan Aparatur Sipil Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) yang berlaku.
  • Tidak pernah dipidana dengan pidana penjara 2 tahun atau lebih.
  • Tidak pernah diberhentikan dengan hormat tidak atas permintaan sendiri atau dengan tidak hormat sebagai PNS/Prajurit TNI/Kepolisian Negara RI.
  • Tidak pernah diberhentikan tidak dengan hormat sebagai pegawai swasta.
  • Tidak berkedudukan sebagai CPNS, PNS, prajurit TNI, atau anggota Kepolisian Negara RI.
  • Tidak menjadi anggota/pengurus Parpol atau terlibat politik praktis.
  • Memiliki kualifikasi pendidikan sesuai dengan persyaratan jabatan.
  • Sehat jasmani dan rohani sesuai dengan persyaratan jabatan yang dilamar.
  • Bersedia ditempatkan di seluruh wilayah NKRI atau negara lain yang ditentukan oleh instansi pemerintah.

Dokumen untuk Daftar CPNS 2024

Setelah memenuhi syarat umum, hal yang harus diperhatikan sebelum mendaftarkan diri sebagai CPNS yaitu dokumen penting milik pribadi. Merujuk dari Buku Petunjuk Pendaftaran CPNS yang diunggah BKN pada laman resminya, berikut dokumen-dokumen penting yang harus dipersiapkan.

  • Kartu keluarga
  • Kartu Tanda Penduduk (KTP) atau Surat Keterangan dari Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil
  • Ijazah
  • Transkrip Nilai
  • Pas foto
  • Swafoto/Selfie
  • Dokumen lain sesuai dengan ketentuan jenis seleksi dan instansi yang akan dilamar

Tata Cara Pendaftaran CPNS 2024

BKN juga belum membagikan petunjuk resmi mengenai tata cara pendaftaran CPNS 2024. Namun, calon pelamar dapat mengacu pada penyelenggaraan CPNS di tahun-tahun sebelumnya.

Dikutip dari Buku Petunjuk Pendaftaran CPNS yang diunggah BKN pada laman resminya, berikut tata cara pendaftaran CPNS:

  • Akses portal SSCASN di https://sscasn.bkn.go.id
  • Buat akun di menu registrasi, dengan menggunakan Nomor Induk Kependudukan (NIK).
  • Log in dengan menggunakan NIK sebagai username dan password yang telah didaftarkan saat membuat akun di SSCASN.
  • Lengkapi biodata berupa data diri, pilih jenis seleksi, formasi instansi dan jabatan sesuai pendidikan, dan melengkapi data pendidikan.
  • Unggah dokumen persyaratan, pastikan untuk selalu memeriksa kelengkapan biodata dan unggahan dokumen.
  • Selanjutnya, verifikator akan melakukan verifikasi dokumen pelamar.
  • Jika pelamar dinyatakan lulus seleksi administrasi, pelamar log in akun SSCASN, kemudian jangan lupa untuk cetak kartu ujian.

Demikian rangkuman mengenai jadwal tiga periode CPNS 2024 beserta syarat hingga cara daftarnya. Semoga informasi ini dapat membantu ya!

Artikel ini ditulis oleh Zheerlin Larantika Djati Kusuma, peserta Magang bersertifikat Kampus Merdeka di detik.(iws/iws)

»»

Jadwal, Syarat, dan Cara Mendaftar di SSCASN Rekrutmen CPNS 2024

Proses Screening Tes CPNS di Surabaya
Proses screening tes CPNS di Surabaya. Foto: Istimewa/ Dok Kemenkumham Jatim

Pemerintah telah mengumumkan akan mengadakan rekrutmen CPNS 2024 maupun untuk PPPK. Lowongan CASN yang dibuka mencapai 2,3 juta formasi.

"Formasi-formasi tersebut akan dialokasikan untuk guru dan dosen, tenaga kesehatan, serta tenaga teknis sesuai dengan kebutuhan," kata Jokowi beberapa waktu silam, dikutip dari CNBC.

Seleksi CASN 2024 akan dibuka untuk para lulusan baru atau fresh graduate dan tenaga honorer. Lulusan baru memperoleh jatah dalam seleksi CPNS dengan jumlah formasi 690 ribu. Sebanyak 207 formasi CPNS akan dibuka untuk instansi pusat dan 483 ribu untuk instansi daerah.

Cara Daftar CPNS 2024
  1. Buka laman https://sscasn.bkn.go.id
  2. Klik Registrasi dan buat akun di portal SSCASN atau https://daftar-sscasn.bkn.go.id
  3. Isi nomor induk kependudukan (NIK) dari KTP, nomor KK, nama lengkap, tempat lahir, tanggal lahir, nomor ponsel pribadi yang aktif, email pribadi yang aktif, dan kode CAPTCHA yang tertera di layar.
  4. Jika muncul eror, ikuti instruksi sesuai pesan di kotak eror, lalu klik Lanjut.
  5. Lengkapi data pendaftar, klik Lanjut.
  6. Cek lagi data termasuk swafoto dan tanggal lahir sesuai ijazah, tekan Kembali jika ada kesalahan pada data.
  7. Klik Proses Pendaftaran Akun, klik Iya untuk konfirmasi bahwa data yang diisi telah sesuai.
  8. Klik Cetak Informasi Pendaftaran untuk cetak kartu informasi akun.
  9. Kembali ke https://sscasn.bkn.go.id, klik Log in atau Lanjutkan Login Pendaftaran.
  10. Isi form biodata, lalu klik Selanjutnya.
  11. Pilih jenis seleksi CPNS, klik Selanjutnya.
  12. Pilih instansi dan jenis formasi, kemudian klik Pilih.
  13. Pilih pendidikan sesuai ijazah.
  14. Pilih jabatan yang akan dilamar sesuai pendidikan yang dipilih.
  15. Pilih lokasi formasi.
  16. Pilih lokasi formasi apabila dimungkinkan instansi tujuan.
  17. Isi data pendidikan dan isi kode CAPTCHA, klik Selanjutnya.
  18. Isi riwayat pekerjaan dan penulisan ilmiah jika ada, lalu klik Selanjutnya.
  19. Unggah dokumen dan pastikan dokumen tertentu sudah dibubuhi materai sesuai persyaratan. Lalu klik Unggah dan cek yang sudah diunggah dengan klik Lihat.
  20. Cek resume pendaftaran, untuk memperbaiki klik Sebelumnya.
  21. Jika sudah benar, tandai semua kotak untuk konfirmasi data isian.
  22. Klik Akhiri Proses Pendaftaran, konfirmasi akhiri dengan klik Iya.
  23. Klik Cetak Kartu Informasi Akun.
  24. Klik Cetak Kartu Pendaftaran CPNS.
  25. Tunggu pengumuman hasil seleksi administrasi.

Itulah jadwal rekrutmen CPNS 2024 juga syarat dan cara mendaftar. Selamat mencoba!

(nah/nwy)detik
»»

Karier Guru di "Tangan" Aplikasi

Ilustrasi guru. (gambar ini memanfaatkan bantuan alat sumber terbuka AI, Bing)

Saat ini tak sedikit guru yang pusing. Gara-garanya mulai Januari 2024 diterapkan sistem Pengelolaan Kinerja di Platform Merdeka Mengajar (PMM). Guru PNS dan PPPK harus cepat beradaptasi dengan sistem kinerja berbasis digital ini kalau kariernya tak mau terhambat. Karena Pengelolaan Kinerja di PMM ini terintegrasi dengan e-kinerja yang dikelola Badan Kepegawaian Negara (BKN).

Kalaulah tujuan dari adanya e-kinerja ini untuk meningkatkan kinerja guru dengan peningkatan kualitas pembelajarannya di kelas, sambil memperbaiki kekurangan pada capaian Rapor Pendidikan, maka harusnya Kemendikbudristek sudah siap dengan aplikasi e-kinerja di PMM tanpa ada kendala. Begitu Januari diterapkan untuk guru di seluruh Tanah Air, sistem harus sudah tertata rapi siap dipakai guru. Pun pemahaman para guru sudah matang betul dengan aplikasi pengelolaan kinerja ini.

Tapi pada kenyataannya, aplikasi pengelolaan kinerja ini masih banyak kendala. Di antaranya, guru kesulitan mengakses, data guru ada yang tidak sesuai, belum bisa memasukkan akun kepala sekolah yang statusnya Plt, hingga salah pilih rencana yang tak bisa dihapus. Itulah yang membuat guru-guru tak enak tidur, tak enak makan karena kepikiran terus dengan PMM-nya.

Yang bikin susah lagi, kendala-kendala itu yang menangangi terpusat di pihak Kemendikbubdristek. Jadi, guru-guru di seluruh wilayah Tanah Air yang punya masalah pada sistem e-kinerja di PMM, lapornya ke pusat bantuan langsung di Kemendikbudristek. Dinas Pendidikan setempat tak diberi akses untuk membantu guru yang punya masalah e-kinerja di PMM.

Terus kendala yang dihadapi guru-guru itu bermacam-macam. Tapi pihak Kemendikbubdristek memberikan solusi gebyah uyah, alias permasalahan yang beda solusinya sama. Ya, inilah risiko bila ditangani pusat. Tidak tahu permasalahan yang sebenarnya di daerah.

Meningkatkan Kualitas Pembelajaran

Sesungguhnya tujuan dari sistem Pengelolaan Kinerja di PMM sangatlah bagus. Ini merupakan cara untuk meningkatkan kualitas pembelajaran di sekolah melalui tiga tahapan. Yakni, mulai dari perencanaan, pelaksanaan, hingga penilaian. Guru melaksanakan ketiga tahapan ini dengan mengacu pada nilai yang kurang di Rapor Pendidikan. Dengan kata lain, sistem Pengelolaan Kinerja ini juga dipakai untuk memperbaiki Rapor Pendidikan di satuan pendidikan.

Perbaikan Rapor Pendidikan tersebut berorientasi pada praktik pembelajaran yang berkualitas yang dilakukan guru di kelasnya. Pada tahap perencanaan, guru hanya perlu fokus meningkatkan kinerja pada salah satu indikator rekomendasi berdasarkan capaian Rapor Pendidikan yang telah terintegrasi di PMM. Di tahap pelaksanaan, kepala sekolah akan melakukan observasi kelas dan melakukan penilaian berdasarkan rubrik yang telah disediakan di PMM. Pada tahap penilaian, kepala sekolah dapat melihat rangkuman pencapaian guru untuk predikat kinerja yang terintegrasi dengan sistem e-kinerja BKN.

Sekilas tampak betul sistem Pengelolaan Kinerja di PMM ini mirip dengan penelitian tindakan kelas (PTK). Jadi, apabila guru melaksanakan dengan sungguh-sungguh sesuai dengan alurnya, maka kualitas pembelajaran di kelasnya akan meningkat. Guru juga dapat meningkatkan kinerjanya sehingga menjadi profesional. Ini yang dikatakan bahwa Pengelolaan Kinerja di PMM lebih relevan dan berdampak. Relevan karena sesuai kebutuhan belajar murid di kelas, dan berdampak karena sasaran utamanya adalah adanya peningkatan kualitas pembelajaran murid.

Guru harus fokus pada aspek praktik kinerja dan perilaku. Dua hal itu yang menjadi aspek utama dalam penilaian e-kinerja di PMM. Sedangkan pengembangan kompetensi yang berupa rencana hasil kerja (RHK) seperti ikut diklat, pelatihan mandiri di PMM, menyusun praktik baik di PMM, dan sebagainya. Itu akan menjadi bahan pertimbangan saja bagi kepala sekolah dalam menilai e-kinerja guru.

Salah Penafsiran

Saat ini yang terjadi adalah salah penafsiran pada unsur Pengembangan Kompetensi. RHK di Pengembangan Kompetensi itu disertai poin. Guru harus mengumpulkan minimal 32 poin. Jadi, yang disalahpahami guru yaitu mengejar target tercapainya poin itu.

Kenyataan di lapangan, banyak guru yang memilih RHK menjadi peserta webinar, diklat online, dan sebagainya. Jamak dilihat di sekolah-sekolah pada saat jam mengajar, guru serius memandangi laptopnya untuk menyimak webinar. Berburu sertifikat sebagai bukti dukung di RHK.

Sebenarnya bagus sih, itu tanda kalau guru mau terus belajar. Guru ikut webinar kan untuk meningkatkan kompetensi pedagogisnya. Namun, sayangnya tidak demikian. Kebanyakan dari mereka ikut webinar untuk tujuan pragmatis semata, yakni dapat sertifikat yang bisa di-upload di e-kinerja PMM.

Ini kelemahan dari sistem di PMM. Bukti dukung ikut semacam diklat hanya berupa sertifikat saja. Tidak disertai laporan diklat yang seperti diterapkan kala Permen PAN RB No. 16 Tahun 2009 masih berlaku. Dan, tidak menutup kemungkinan praktik ketidakjujuran terjadi di kalangan guru dengan memalsukan sertifikat. Sekarang zamannya Artificial intelligence (AI), sehingga edit dokumen gampang sekali dilakukan.

Kita berharap Pengelolaan Kinerja di PMM ini juga merupakan tantangan bagi guru untuk tetap menjunjung tinggi nilai kejujuran. Pendidikan sebagai tempat penyemaian nilai-nilai utama jangan justru menjadi ladang tumbuh suburnya perilaku yang bertentangan dengan integritas akademik. Intinya, guru tetap memegang teguh karakter kejujuran di era perkembangan AI ini.

Sebenarnya di PMM juga sudah disediakan fitur Pelatihan Mandiri. Ini bisa dimanfaatkan guru untuk meningkatkan kompetensi pedagogisnya. Guru bisa belajar lebih fleksibel, di mana pun dan kapan pun. Tetapi, tidak sedikit guru yang tidak telaten.

Di fitur Pelatihan Mandiri itu guru diajak untuk belajar modul sesuai dengan yang diinginkan. Pada akhir tahap belajar, guru harus mengerjakan post test. Kemudian lanjut dengan yang namanya Aksi Nyata. Apa yang guru pelajari di modul, dipraktikkan di kelasnya dan ditutorkan ke teman sejawat.

Dokumentasi Aksi Nyata tersebut di-upload di PMM untuk dicek oleh tim validator. Bila hasilnya sudah sesuai kriteria, maka guru dapat sertifikat topik. Kendalanya, masa validasi ini lama sekali, bisa dua sampai tiga bulan. Ini yang kemudian membuat guru menjadi tidak telaten untuk belajar modul di Pelatihan Mandiri PMM. Jadi, yang sangat diharapkan oleh guru adalah masa validasinya dipercepat.

Kurniawan Adi Santoso guru SDN Sidorejo Kab. Sidoarjo, Jatim(mmu/mmu)detik

»»

Usulan CASN CPNS PPPK Kabupaten Ciamis Tahun 2024

SMA Negeri 1 Bunguran Timur dipilih sebagai tempat kegiatan karena memiliki fasilitas internet yang memadai. Begini potretnya.
Ilustrasi seleksi PPPK (Foto: Grandyos Zafna)

Pemkab Ciamis telah mengajukan usulan kebutuhan ASN di tahun 2024 ini kepada Menpan RB. Hal itu berdasarkan surat Menpan RB nomor B/3540/M.SM.01.00/2023 tentang usulan jumlah kebutuhan ASN 2024.

Ada pun usulan yang diajukan sebanyak 400 formasi. Terdiri dari pengadaan CPNS 250 formasi dan PPPK 150 formasi. Alokasinya untuk jabatan teknis dan fungsional, guru dan tenaga kesehatan.

Kepala BKPSDM Ciamis Ai Rusli Suargi melalui Kabid Pengadaan, Pemberhentian dan Informasi Kepegawaian Rifki Arifin mengatakan pihaknya telah melayangkan usulan tersebut beberapa waktu lalu.

Rifki menjelaskan, untuk formasi CPNS dialokasikan bagi jabatan teknis dan fungsional. Sedangkan bagi formasi PPPK khusus jabatan fungsional tenaga kesehatan dan tenaga guru serta beberapa jabatan teknis lainnya.

"Formasi CPNS untuk jabatan teknis dan fungsional dan formasi PPPK khusus jabatan fungsional tenaga kesehatan dan tenaga guru serta jabatan teknis lainnya," ujar Rifki, Senin (19/2/2024).

Menurut Rifki, usulan tersebut melalui berbagai pertimbangan. Yakni berdasarkan hasil analisis jabatan dan analisis beban kerja (Anjab dan ABK). Menurut persentase pemenuhan kebutuhan ASN jabatan teknis dengan fungsional serta mempertimbangkan kemampuan anggaran daerah.

"Jadi usulan ini berdasarkan berbagai pertimbangan, termasuk kemampuan anggaran daerah," ucapnya.

Selanjutnya, Pemkab Ciamis tinggal menunggu penetapan usulan kebutuhan dari Kemenpan RB. Sehingga nantinya akan dijadikan dasar dalam penyusunan rincian formasi pada aplikasi Sistem Informasi Aparatur Sipil Negara Badan Kepegawaian Negara.

Sedangkan untuk jadwal pelaksanaan seleksi belum dapat diumumkan, karena masih belum ditentukan oleh Panitia Seleksi Nasional Pengadaan ASN tahun 2024. Pihaknya pun meminta para calon peserta seleksi ASN untuk bersabar menunggu jadwalnya.

"Untuk pelaksanaan seleksi masih menunggu jadwal resmi dari Panitia Seleksi Nasional Pengadaan ASN Tahun Anggaran 2024. Jadi belum bisa kami pastikan, semoga secepatnya," jelasnya.

(iqk/iqk)detik
»»