Gaji CPNS 2020 dan Persiapan SKB CPNS 2019

Gaji CPNS Baru Lulus Tak Main-main! Ada Lulusan SMA Tembus Rp 5,9 Juta, Siap-siap SKB Segera Digelar

BKN sudah memastikan SKB CPNS ini akan digelar bulan September - Oktober 2020 mendatang, tidak semua peserta akan ujian pakai CAT

Gaji CPNS Baru Lulus Tak Main-main! Ada Lulusan SMA Tembus Rp 5,9 Juta, Siap-siap SKB Segera Digelar
GAJI CPNS BARU -
komputer atau sistem computer assisted test (CAT) di Kantor BKN, Cililitan, Jakarta Timur, Senin (27/1/2020). SKB CPNS 2019 yang sempat tertunda akhirnya akan segera digelar. Intip gaji CPNS baru bila lulus 
Pertanyaan seputar kapan Seleksi Kompetensi Bidang (SKB) penerimaan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) formasi tahun 2019 digelar akhirnya terjawab.
Bila mengacu pada jadwal semula, SKB CPNS 2019 ini harusnya sudah digelar sejak 25 Maret 2020 lalu.
Namun karena virus Corona atau covid-19 merebak di Indonesia, makan pelaksanaan SKB CPNS tersebut menjadi tertunda.
Belakangan, Badan Kepegawaian Negara (BKN) sudah memastikan SKB CPNS ini akan digelar bulan September - Oktober 2020 mendatang.


Pemerintah melalui Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan RB) telah meminta kementerian, lembaga, dan daerah untuk melanjutkan seleksi kompetensi bidang ( SKB) calon pegawai negeri sipil ( CPNS) Tahun Anggaran 2019.
Seperti diketahui, pelaksanaan SKB CPNS mengalami penundaan akibat wabah covid-19 yang terjadi di Indonesia.
Sementara itu, Badan Kepegawaian Negara (BKN) mencatat sebanyak 336.487 peserta akan mengikuti pelaksanaan seleksi SKB CPNS ini.
Banyaknya peserta tersebut terbagi menjadi 83.175 peserta instansi pusat dan 253.312 peserta instansi daerah.
"Peserta SKB dengan menggunakan CAT BKN sebanyak 297.190 peserta," kata Kepala Biro Humas, Hukum dan Kerjasama BKN Paryono, Senin (20/7/2020).
Jumlah tersebut, terdiri dari 43.878 peserta instansi pusat dan 253.312 peserta instansi daerah.
Paryono menambahkan, sebanyak 17 instansi pusat dengan total 22.687 peserta tidak memakai CAT atau computer assisted test untuk SKB.
Sementara itu, instansi pusat yang memakai CAT tapi beberapa jabatan tidak memakai CAT berjumlah 16.610 peserta.

Direncanakan, pelaksanaan SKB akan berlangsung pada September-Oktober 2020.
Instansi yang akan mengikuti sebanyak 504 instansi terdiri dari 48 instansi pusat dan 456 kota/kabupaten.
Paryono menyampaikan, pelaksanaan SKB CPNS akan diselenggarakan di BKN Pusat, Kantor Regional BKN, UPT BKN, hingga titik lokasi mandiri.

Tiga jadwal
Melansir situs resmi Kemenpan RB, pelaksanaan SKB akan terbagi dalam tiga jadwal kegiatan.
Pertama, pelaksanaan SKB dengan Computer Assisted Test (CAT) yang dijadwalkan pada September hingga Oktober 2020.
Kedua, bagi instansi yang melaksanakan SKB tambahan selain dengan CAT, maka waktu dan teknis pelaksanaannya diatur oleh masing-masing instansi yang telah memiliki persetujuan dan dilaksanakan dalam kurun waktu September hingga Oktober 2020.
Ketiga, pengolahan dan pengumuman hasil seleksi dijadwalkan dilakukan pada akhir Oktober 2020.

Berikut informasi gaji CPNS
Setelah akhirnya Lulus menjadi CPNS, berapa gaji yang akan diterima menjadi hal menarik untuk diulas.
Selain untuk Lulusan Sarjana, perlu juga mengetahui besaran gaji PNS untuk Lulusan SMA.
Kemenkumham menjadi instansi yang paling banyak diminati saat pendaftaran CPNS 2018 lalu.
Hal itu lantaran banyaknya formasi untuk Lulusan SMA di Kemenkumham pada CPNS 2018.
Formasi untuk Lulusan SMA di CPNS Kemenkumham sebagian besar ada di lowongan sipir penjara.
Nah, di CPNS 2019 pun Kemenkumham akan membuka lowongan sipir lagi untuk Lulusan SMA.
Bocoran gaji yang diterima oleh PNS Kemenkumham Lulusan SMA pada tahun 2019 sudah banyak tersebar.
Rupanya seorang sipir penjara Lulusan SMA setiap bulan akan mendapat gaji pokok 1,9 juta.
Lalu ditambah dengan uang makan Rp 350 ribu dimana sebulan bisa mendapatkan Rp 900 ribuan.
Kemudian ditambah lagi dengan tunjangan jabatan golongan 5 untuk PNS Golongan 2a (Lulusan SMA) sebesar Rp 3,1 juta.
Artinya PNS Kemenkumham Lulusan SMA akan menerima gaji Rp 5,9 juta tiap bulannya.
gaji segitu sudah pasti bisa ambil kredit rumah atau mobil.
Sedangkan Lulusan S-1 tentu saja akan lebih besar, yakni bisa mencapai Rp 8 - 9 juta tiap bulannya.
Hal itu lantaran tunjangan jabatannya berkisar Rp 4,5 juta sampai Rp 5 juta.
Daftar gaji Baru PNS 2019
Meski gaji pokoknya tergolong kecil setara upah minimum, PNS terkenal dengan banyaknya tunjangan kinerja.
Bahkan, di beberapa instansi, tunjangannya bisa berkali-kali lipat dari gaji pokoknya.
Meski begitu, tak ada aturan pemerintah yang mengatur soal tunjangan.
Setiap institusi memiliki kebijakan sendiri soal tunjangan bagi PNS.
Jumlah tunjangan pun berbeda antara pusat dan daerah.
"Tergantung instansi masing-masing. Tunjangan kinerja di Jakarta pun berbeda dengan yang NTB," kata Kepala Humas BKN, Mohammad Ridwan beberapa waktu lalu.
Berikut rincian gaji terbaru PNS diatur dalam PP Nomor 15 Tahun 2019:

Golongan 1
IA: Rp 1.560.800
IB: Rp 1.704.500
IC: Rp 1.776.600
ID: Rp 1815.800
Golongan II
IIA: Rp 2.022.200
IIB: Rp 2.208.400
IIC: Rp 2.301.800
IID: Rp 2.399.200
Golongan III
IIIA: Rp 2.579.400
IIIB: Rp 2.688.500
IIIC: Rp 2.802.300
IIID: Rp 2.920.800
Golongan IV
IVA: 3.044.300
IVB: 3.173.100
IVC: 3.307.300
IVD: RP 3.447.200
IVE: Rp 3.593.100
Daftar gaji di atas merupajkan gaji pokok, belum termasuk tunjangan.
Sedangkan, tunjangan kinerja akan disesuaikan dengan daerahnya masing-masing.
Besarannya tergantung golongan dan Masa Kerja Golongan (MKG).
Tiap instansi pemerintah memberikan tunjangan berbeda-beda.

Gambaran suasana SKB CPNS

Kepala Biro Humas, Hukum, dan Kerjasama Badan Kepegawaian Negara (BKN) Paryono mengatakan bahwa SKB CPNS akan diselenggarakan dengan sistem CAT (computer assisted test).
"Kami sudah siapkan SOP (Standar Operasional Prosedur) pelaksanaan CAT saat pandemi covid-19 dengan protokol kesehatan," kata Paryono melalui pesan WhatsApp, Senin (20/7/2020).
SOP ini tertuang pada Surat Edaran Nomor 17/SE/VII/2020 yang ditandatangani Kepala BKN Bima Haria Wibisana.
Aturan ini memuat kebijakan bagi tim pelaksana CAT BKN, panitia seleksi dan peserta.
Bagaimana pelaksanaanya?
Bagi tim pelaksana CAT BKN dan panitia seleksi instansi, dalam rangka pencegahan dan pengendalian covid-19 pada penyelenggaraan seleksi dengan metode CAT BKN perlu dibentuk Tim Kesehatan di titik lokasi seleksi, dengan minimal terdiri dari satu orang perawat.
Selanjutnya, tim pelaksana dan panitia memastikan diri dalam kondisi sehat sebelum melaksanakan tugas.
Apabila mengalami demam, batuk, pilek, nyeri tenggorokan dan/atau sesak napas, tetap di rumah dan periksakan diri ke fasilitas pelayanan kesehatan apabila berlanjut serta melaporkan diri kepada Tim Kesehatan.
Akan dilakukan pengukuran suhu tubuh di setiap pintu masuk kegiatan.
Apabila didapatkan suhu > 37,3 derajat celcius setelah dua kali pemeriksaan dengan jarak 5 menit, maka disediakan ruangan khusus bagi peserta tersebut.
Ketersediaan fasilitas cuci tangan pakai sabun dan/atau hand sanitizer di titik lokasi seleksi dan mewajibkan setiap orang yang akan masuk untuk mencuci tangan pakai sabun dengan air mengalir dan/atau handsanitizer harus diterapkan.
Tim pelaksana dan panitia wajib menggunakan masker yang menutupi hidung dan mulut hingga dagu.
Dianjurkan menggunakan masker kain 3 lapis, bahkan jika berhadapan dengan banyak orang penggunaan pelindung wajah (faceshield) bersama masker sangat direkomendasikan sebagai perlindungan tambahan.
Selain itu, wajib melakukan pembersihan dan disinfeksi ruangan seleksi dan fasilitas lainnya setiap sebelum dan sesudah sesi seleksi.
Panitia harus memastikan penerapan jaga jarak minimal satu meter dengan berbagai cara seperti
- Mengatur jarak antriean di pintu masuk dengan memberikan tanda di lantai
- Mengatur jarak antar kursi di setiap ruangan dalam penyelenggaraan seleksi Peserta
Sementara itu, peserta seleksi dianjurkan melakukan isolasi mandiri mulai 14 (empat belas) hari sebelum pelaksanaan dan peserta tidak diperkenankan mampir ke tempat lain selain ke tempat seleksi.
Penggunaan masker yang menutupi hidung dan mulut hingga dagu diwajibkan, bahkan jika diperlukan dapat menggunakan pelindung wajah (faceshield) bersama masker sebagai perlindungan tambahan.
Peserta wajib membawa alat tulis pribadi, harus tetap memperhatikan jaga jarak minimal satu meter dengan orang lain, menjaga kebersihan tangan dengan mencuci tangan pakai sabun dengan air mengalir dan/atau menggunakan handsanitizer.
Peserta seleksi dengan hasil pengukuran suhu lebih dari 37,3 derajat celcius, diberikan tanda khusus dan mengikuti ujian di tempat terpisah (ruangan khusus) dan diawasi dengan petugas yang wajib memakai masker dan pelindung wajah (faceshield).
Peserta
Sementara itu, peserta seleksi yang berasal dari wilayah yang berbeda dengan lokasi ujian mengikuti ketentuan protokol perjalanan yang ditetapkan oleh pemerintah.
Bagi pengantar dan/atau orangtua peserta dilarang masuk dan menunggu di dalam area seleksi untuk menghindari kerumunan.
Menjaga suasana penyelenggaraan seleksi tetap tenang dengan meningkatkan kewaspadaan.
Akuntabilitas nilai hasil seleksi CAT secara livescoring tetap ditayangkan di lokasi seleksi dan dapat disaksikan secara live oleh masyarakat melalui media online streaming.
Prosedur penyelenggaraan seleksi
Berikut beberapa prosedur penyelenggaraan seleksi:
- Sebelum berangkat peserta diharuskan dalam kondisi bersih (mandi dan cuci rambut) serta menjaga kebersihan.
- Peserta menyiapkan berbagai dokumen yang diperlukan agar dapat sampai pada tujuan dan mengikuti seleksi, di mana wajib hadir paling lambat 60 menit sebelum seleksi dimulai.
- Peserta datang ke lokasi seleksi dengan memakai masker menutupi hidung dan mulut hingga dagu.
- Bagi pengantar peserta seleksi berhenti di drop zone yang sudah ditentukan.
- Pengantar peserta seleksi dilarang menunggu dan/atau berkumpul di sekitar lokasi seleksi.
- Kepolisian Republik Indonesia yang ditugaskan memastikan tidak ada kerumunan pengantar dan peserta di sekitar lokasi seleksi.
- Peserta wajib diukur suhu tubuhnya, di mana peserta yang suhu tubuhnya di atas 37,3 derajat celcius dilakukan dua kali pemeriksaan dengan jarak 5 menit ditempatkan pada tempat yang ditentukan.
- Peserta yang suhu tubuhnya kurang dari 37,3 derajat celcius langsung ke bagian registrasi untuk diperiksa kelengkapan dokumen.
- Dalam memeriksa kelengkapan dokumen, tanpa kontak fisik/menjaga jaga jarak minimal satu meter.
- Dalam pemeriksaan kelengkapan yang dipersyaratkan, peserta membuka masker untuk memastikan bahwa peserta yang datang adalah peserta yang mendaftar
- Peserta melakukan scan barcode untuk mendapatkan PIN Registrasi, setelah itu melakukan penitipan barang secara mandiri di tempat yang ditentukan dengan tetap menjaga jarak minimal satu meter.
- Petugas melakukan pemeriksaan atau check body menggunakan alat metal detector dengan menyesuaikan jarak sensor serta memakai masker dan faceshield.
- Jika ada hal yang mencurigakan sehingga dilakukan pemeriksaan fisik, maka dilakukan dengan meminimalisir kontak fisik peserta seleksi.
- Panitia seleksi instansi wajib menyemprotkan handsanitizer ke tangan peserta sebelum diarahkan ke ruang tunggu steril, selanjutnya peserta menunggu di ruang tunggu steril dengan tetap menjaga jarak.
- Tim Pelaksana CAT BKN dalam mengarahkan peserta seleksi ke dalam ruangan seleksi tetap menjaga jarak minimal satu meter dan untuk kertas buram sekali pakai telah disediakan.
- Peserta mengikuti seleksi dengan metode CAT BKN sesuai Protokol Kesehatan Pencegahan dan Pengendalian covid-19.
- Jika selama pelaksanakan seleksi peserta mengalami keluhan sakit, maka dapat segera melapor.
- Peserta seleksi dapat keluar dari ruangan, apabila sudah menyelesaikan soal-soal seleksi dan sudah mencatat hasil skornya dengan tetap menjaga jarak minimal satu meter serta meminta izin kepada Tim Pelaksana CAT BKN.
- Peserta mengambil barang yang dititip di tempat yang ditentukan dan langsung meninggalkan lokasi seleksi

Suhu tubuh lebih dari 37,3 derajat

Bagi peserta yang hasil pemeriksaan kedua tetap memiliki suhu tubuh lebih dari 37,3 derajat celcius, berlaku ketentuan sebagai berikut:
Peserta tetap mengikuti seleksi sesuai prosedur bagi peserta yang memiliki suhu tubuh < 37,3 derajat celcius dengan ditangani petugas khusus dan ruang seleksi khusus.
Peserta dilakukan pemeriksaan oleh tim kesehatan, apabila tim kesehatan merekomendasikan peserta dapat mengikuti seleksi, maka peserta mengikuti seleksi pada sesi yang bersangkutan.
Apabila tim kesehatan merekomendasikan peserta tidak dapat mengikuti seleksi, maka peserta seleksi diberikan kesempatan mengikuti seleksi pada sesi cadangan satu hari setelah jadwal akhir seleksi untuk instansi yang bersangkutan.
Apabila peserta seleksi tersebut tidak mengikuti seleksi pada sesi cadangan, maka peserta seleksi tersebut dianggap gugur. Informasi lengkapnya dapat diakses di sini.

IKUTI >> UPDATE CPNS 2019
Artikel ini telah tayang di Kompas dengan judul"336.487 Peserta Lolos ke Tahap SKB CPNS, Ini Informasinya... dan di bangkapos dengan judul gaji PNS Lulusan SMA Bisa Tembus Rp 5,9 Juta, Pantas Saja Orang Berbondong-bondong Ikut Tes CPNS