Pelaksanaan Tes SKB CPNS Kabupaten Belitung Timur Belum Jelas

Pelaksanaan Tes SKB CPNS Belum Jelas, Protokol Kesehatan Pelaksanaan Sudah Diterima BKPSDM

Kabar kelanjutan tahapan Seleksi Kompetensi Bidang (SKB) Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) masih belum ada kepastianPelaksanaan Tes SKB CPNS Belum Jelas, Protokol Kesehatan Pelaksanaan Sudah Diterima BKPSDM

Kepala BKPSDM Kabupaten Belitung Timur, Yuspian 
Kabar kelanjutan tahapan Seleksi Kompetensi Bidang (SKB) Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) masih belum ada kepastian terkait pelaksanaannya, namun untuk protokol kesehatan pelaksanaan SKB sudah diterima oleh BKPSDM Kabupaten Belitung Timur.
Kepala BKPSDM Kabupaten Belitung Timur, Yuspian saat ditemui kantornya mengatakan baru-baru ini mendapat kabar pelaksanaan SKB direncanakan pada bulan Agustus atau September 2020 akan datang.
"Kemarin sempat ada kabar bulan September sudah itu ada info terbaru itu di Agustus, nah cuman di Agustus ini juga fix, karena kami ada beberapa tekhnis yang belum selesai," jelas Yuspian, Senin (29/6/2020).
Menurutnya, ada beberapa pertanyaan juga yang sudah disampaikan oleh BKPSDM Beltim ke Pusat baik dari aspek peserta, karena tidak semua peserta berdomisli di Kabupaten Belitung Timur.
"Jadi hambatan teknis dari macam-macam daerah kan berbeda, misal ada peserta dari luar. Begitu mereka sudah sampai di sini apakah nanti misalnya, apakah masih berlaku standar isolasi 14 hari, atau menjelang hari H ternyata misalnya ada peserta menjadi pasien positif, otomatis kan tidak dapat mengikuti test nah kebijakannya nanti seperti apa, kami pun juga masih menunggu jawaban," ungkap Yuspian.
Selain itu juga yang manjadi unek BKPSDM Beltim yakni pada saat hari H pelaksanaan saat di cek kesehatannya atau suhu tubuhnya ada yang melampaui misalnya anggap kita standar 37'5 derajat apakah masih boleh mengikuti SKB.
"Kalau langsung di gugurkan pastinya peserta keberatan karena ini kan istilahnya seleksi yang menentukan sudah ambil 3 besar," ucapnya.
Adapun prosedur protokol kesehatan terkait Pelaksanaan SKB yang sudah disampaikan Ke BKPSDM Beltim diantaranya, menerapakan protokol kesehatan oencegahan covid.
Jumlah peserta saat mengikuti SKB, dari yang semula kapasitas 100 orang persesi, menjadi 50 orang persesi. Kemudian panitia wajib mengukur suhu tubuh peserta, selanjutnya sebelum di adakan SKB ruang tunggu dan ruang pendaftaran disterilkan dengan disinfektan. (Posbelitung.co/Suharli)