5 Sekolah Kedinasan dengan Peminat Terbanyak, Mulai IPDN hingga Poltekip

dikdin.bkn.go.idTangkapan layar dari laman portal pendaftaran sekolah kedinasan 2020 Pendaftaran seleksi calon siswa sekolah kedinasan masih terus berjalan, sejak dibuka pada 8 Juni 2020 lalu.
Pendaftaran yang dilakukan secara online lewat portal khusus rekrutmen sekolah kedinasan yang dikelola Badan Kepegawaian Negara (BKN), dikdin.bkn.go.id tersebut akan berlangsung hingga 23 Juni mendatang.
Jumlah pendaftar pun terus bertambah sejauh ini.
Kepala Biro Hubungan Masyarakat, Hukum, dan Kerja Sama BKN Paryono mengatakan pendaftar sudah mencapai 100.968 hingga Sabtu (13/6/2020) pukul 18.50 WIB.

Dari jumlah tersebut, 52.930 di antaranya telah memilih sekolah dan 31.559 akun sudah submit dokumen atau menyelesaikan pendaftaran.
"Tolong bagi pelamar, sebelum mendaftar baca dulu alurnya ada buku petunjuk yang bisa membantu pada saat pendaftar melakukan pendaftaran," kata Paryono saat dihubungi Kompas.com, Sabtu (13/6/2020) malam.
Jika pendaftar mengalami kesulitan, lanjut dia, dapat menghubungi call center online yang tertera pada portal.


Pendaftar sekolah kedinasan


Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) Dok. IPDN Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN)

Sebagai tambahan informasi, sekolah kedinasan yang menerima siswa baru tahun ini antara lain:
  • Institut Pendidikan Dalam Negeri ( IPDN) di bawah Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri)
  • Politeknik Siber dan Sandi Negara di bawah Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN)
  • Politekip dan Poltekim di bawah Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkumham)
  • Sekolah Tinggi Intelijen Negara (STIN) di bawah Badan Intelijen Negara (BIN)
  • Politeknik Statistika STIS di bawah Badan Pusat Statistik (BPS)
  • Sekolah tinggi, Politeknik dan Akademi di bawah Kementerian Perhubungan
Sekolah kedinasan terfavorit
Lantas, mana saja sekolah kedinasan paling diminati pelamar sejauh ini?
1. IPDN
Sekolah kedinasan di bawah Kementerian Dalam Negeri tersebut sejauh ini masih menjadi sekolah terfavorit pelamar.
Tercatat, sebanyak 18.113 akun telah mendaftar di IPDN, dengan 13.281 di antaranya telah menyelesaikan proses pendaftaran.

2. Politeknik STIS
Sekolah Tinggi Ilmu Statistik di bawah Badan Pusat Statistik ini tercatat telah mendapatkan pendaftar sebanyak 8.564 akun, dengan 6.916 akun telah melakukan submit atau merampungkan proses pendaftaran.
Sementara itu, STIS mengalokasikan kuota sebanyak 600 kursi yang terbagi menjadi tiga program studi sebagai berikut.

  • Prodi Statistika Program Diploma III (150 mahasiswa)
  • Prodi Statistika Program Diploma IV (300 mahasiswa)
  • Prodi Komputasi Statistika Program Diploma IV (150 mahasiswa)



  • Ilustrasi. Praja IPDNDok. Laman resmi IPDN Ilustrasi. Praja IPDN

    3. Polteknik Imigrasi
    Politeknik Imigrasi (Poltekim) di bawah Kemenkumham menduduki peringkat ketiga dengan pendaftar sebanyak 4.949 orang, dengan 2.524 akun telah menyelesaikan proses pendaftaran.
    Sekolah kedinasan ini memberikan kuota sebanyak 300 kursi.

    4. STIN
    Sekolah Tinggi Intelijen Negara (STIN) menduduki peringkat keempat dengan jumlah pendaftar 2.870 akun. Sebanyak 2.475 akun diketahui telah melakukan submit.
    Sekolah kedinasan di bawah Badan Intelijen Negara ini mengalokasikan sebanyak 250 kursi.
    5. Polteknik Ilmu Permasyarakatan
    Polteknik Ilmu Permasyarakatan (Poltekip) di bawah Kemenkumham diketahui telah mendapatkan pendaftar sebanyak 4.010 orang, dengan 2.011 akun telah menyelesaikan proses pendaftaran.
    Kuota yang diberikan pada penerimaan siswa baru tahun ini sebanyak 300 orang.